Mylittlesecretllc – Tidak hanya sebagian orang yang meneriakkan bahwa MLM atau multi level marketing adalah skema yang berujung pada penipuan. Konsekuensinya, MLM sering diistilahkan sebagai penipuan. Bahkan bisa jadi investasi diistilahkan sama dengan penipuan. Hal ini menyebabkan banyak orang menghindari segala sesuatu yang berhubungan dengan investasi dan MLM. Namun harus saya jelaskan bahwa keduanya (MLM dan investasi) tidak bisa disamakan. Jika Anda bertanya tentang investasi yang mengarah pada penipuan, Anda bisa membaca artikel saya di Kompas.com. Namun saat ini, saya tertarik untuk membahas sedikit tentang multi-level marketing lagi. Karena banyaknya penipuan yang mengatasnamakan MLM, cara ini mendapat poin buruk di mata publik. MLM adalah metode penjualan yang didorong. Misalnya saya punya produk sikat gigi, penjualan normal sikat gigi adalah apa yang saya jual dan Anda beli, jika Anda membeli saya mendapat untung.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto secara virtual membuka Ekspo Indonesia Direct Selling 4.0. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) ini merupakan pameran virtual pertama di Indonesia dan dihadiri oleh lebih dari 100 perusahaan MLM (Multi Level Marketing). Agus menyampaikan dalam sambutannya bahwa industri penjualan langsung merupakan usaha yang berada di bawah naungan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan setiap tahunnya memberikan kontribusi tidak kurang dari Rp 14 triliun bagi perekonomian di Indonesia. Agus pun menilai, luar biasa bisnis dengan sistem penjualan langsung ini terus berkembang meski dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

Endrew Susanto, Ketua Umum AP2LI, mengungkapkan tantangan terbesar industri penjualan langsung tidak hanya perubahan perilaku konsumen di era digital, tetapi juga pandemi Covid-19 yang sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan. “Kendala sosial skala besar juga menjadi pukulan bagi kegiatan ekonomi masyarakat. Aktivitas ekonomi menurun drastis, diikuti daya beli masyarakat. “Berbagai cara telah dilakukan masyarakat dan dunia usaha untuk bertahan dari pandemi,” kata Endrew. Untungnya, lanjutnya, di era digital ini masih ada peluang untuk menjalankan bisnis secara langsung. Jika dulu Anda harus menjual produk atau mensponsori anggota baru, Anda harus melakukannya secara tatap muka.

Tatap muka dengan konferensi video dan portal pembayaran digital memudahkan para pemain di industri penjualan untuk menjalankan bisnis mereka. Berbekal kemudahan teknologi untuk industri penjualan langsung, AP2LI ingin melakukan terobosan yang lebih besar lagi, yakni menggelar Direct Sales 4.0 Expo pertama di Indonesia. Ini pameran digital 100% yang akan diikuti oleh seluruh anggota AP2LI, ” imbuhnya. Ilyas Indra selaku Vice President AP2LI menegaskan bahwa industri penjualan langsung merupakan solusi bagi masyarakat Indonesia yang ingin berwirausaha dengan modal terjangkau, dan terlebih melalui AP2LI dengan konsep bisnis penjualan langsung ini, kami ingin membantu masyarakat Indonesia untuk berhenti dan mandiri. berada dalam situasi pandemi.

MLM bisa menjadi solusi bagi pemuda Indonesia yang di-PHK akibat pandemi, atau bagi generasi muda yang ingin sukses membangun kemandirian ekonomi. Virtual expo yang diadakan dapat dilihat masyarakat Indonesia dan generasi muda Indonesia untuk bisa memulai bisnis dan memilih di antara berbagai bisnis yang menawarkan sistem dan produk bisnis, ‘tutupnya.

Budiman Tanah Jaya selaku CEO Expo mengatakan peserta pameran virtual dengan teknologi virtual 3D dapat mengunjungi pameran dari rumah masing-masing. Dari 101 perusahaan direct selling anggota AP2LI yang mengikuti digital expo ini, 95 diantaranya adalah perusahaan MLM dan 6 lainnya mendukung usaha industri langsung.

MLM yang disarankan adalah Forever Healthy Indonesia